Kahanane Sholat



Sholat 5 waktu itu syariatnya atau ritualnya sholat.  Syariat itu tatanan, fungsinya tatanan itu utk orang2 banyak disekitarmu, masyarakat banyak. Memberi contoh dan suritauladan yang baik bagi orang2.  Sejatinya sholat itu bersifat daiman abada....... langgeng, kekal dan terus menerus, tidak hanya 5 waktu saja, tapi setiap saat waktu.
.
.
1. Mengapa harus sholat??........
Karena sholat itu maknanya terhubung atau tersambung, yaitu tersambung kepada Allah.  Siapa yang yak tersambung kepada Allah, maka ia akan sesat jalan, cendrung berkelakuan buruk, turun derajad dari manusia menjadi binatang, bahkan menjadi tumbuhan, bahkan lebih parah lagi menjadi batu. keras hati dan matinya hati.
.
.
2. kenapa jumlahnya 2,4,4,3,4......... pertanyaan anda ini sangat berat dan bisa multi tafsir, tapi akan saya coba jelaskan kepada kalian semuanya, menurut apa yg saya fahami. "Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sbg utusan2, yang mempunyai sayap, masing2 2,3 dan 4. Allah menambahkan kepada ciptaanNYA apa yang dikehendakiNYA.  Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu" Al-faathir: .
.
.
1  Jumlah rakaat sholat 2,3 dan 4 itu adalah
pengejawantahan simbolik dari sayap2 para malaikat.  Siapakah yg jadi malaikatnya??... engkau sendirilah yang mesti menjadi malaikatnya secara maknawiah, dan menjadi malaikat betulan setelah hari kematianmu tiba. .Diantaramu yang berhasil mempunyai sayap akan terbang dgn 2,3 atau 4 sayap. Tergantung kualitasmu.  Sayap itu adalah juga kecepatanmu terbang, yaitu pangkat 2,3 dan 4 dari kecepatan cahaya.  Masing2 waktu, memiliki rahasia jumlah sayap dan kecepatan terbang. Saat bersayap 2, engkau terbang dengan lambat.  Namun memiliki tingkat pengamatan yang lebih baik. saat bersayap 3 engkau terbang lebih cepat, daya pengamatan yg kurang, namun jangkauan yg lebih jauh dan luas.  Saat bersayap 4 jangkauanmu adalah yang terluas dan tercepat, namun
pengamatanmu adalah yang terlemah.  Dengan memahami hal itu, mestinya jg faham, bahwa saat bersayap 2, terbangmu lambat, pengamatanmu lebih teliti. ini disimbolkan scr lahiriahnya dalam sholat shubuh itu, gerakan dan bacaanmu lebih lambat.

Postingan populer dari blog ini

Memahami Syarofuzzaman lailatul Qodar

Ketika kita yang hidup kalah dengan yang sudah wafat. TIDAKKAH KITA MALU?

Kebijakan Pemerintah Atas Umatnya